Nieuwsbank

Schrijft, screent en verspreidt persberichten voor journalistiek, search en social media. Hét startpunt om uw nieuws wereldkundig te maken. Ook voor follow-ups, pitches en korte videoproducties.

Vrouwen demonstreren tegen onrust op Ambon

Datum nieuwsfeit: 04-09-1999
Bron: Razende Robot Reporter
Zoek soortgelijke berichten
Ambon, 04-09-1999
==============
Vandaag hebben honderden vrouwen voor het gouveneurskantoor gedemonstreert tegen de steeds durende onrusten op Ambon en omstreken. Zij noemen zich de "Gerakan Perempuan Peduli" (ik ben zelf ook van de partij).

De GPP eisen stopzetting van de onrusten. En overhandigt aan de gouverneur haar "Stem uit het Hart"


1. selama delapan bulan belakangan ini, kami telah merasakan pahitnya hidup di Maluku tercinta. Kami sangat prihatin dengan kehidupan keluarga dan hubungan antar keluarga kami yang porak poranda sebagai akibat langsung maupun tidak langsung dari kerusuhan selama ini.


2. anak-anak kami menjerit karena pendidikan mereka yang terbengkalai, padahal hanya melalui pendidikan yang baik, mereka dapat diharapkan menjadi generasi muda yang kreatif untuk membangun masyarakat kita kedepan.


3. ibu-ibu rumah tangga menjerit karena mahal dan langkanya kebutuhan pokok terutama bahan makanan yang berpengaruh langsung pada gizi keluarga, apalagi pendapatan keluarga tidak bertambah, bahkan berkurang. Kami takut kalau generasi penerus akan menjadi orang-orang yang terbelakang akibat gizi yang kurang.


4. banyak dari teman-teman yang telah menjadi janda, yang kehilangan putra-putri harapan keluarga, rumah harta benda ludes dimakan api, sehingga mereka sangat menderita lahir dan batin serta terpuruk dalam kemiskinan.


5. hati kami sangat pilu melihat kondisi para remaja dan pemuda Maluku yang harus kehilangan masa depan mereka secara tragis dan kalaupun ada yang hidup, banyak yang telah menjadi cacad baik secara fisik maupun mental sebagai akibat dari trauma kejiwaan selama kerusuhan.


6. kami takut bahwa kerusuhan yang berkepanjangan akan mengakibatkan generasi muda kami menjadi orang-orang yang semakin menyukai kekerasan dan melihat kekerasan sebagai satu satunya cara untuk menyelesaikan setiap perbedaan yang ada diantara kami. Kami melihat hal ini sebagai ancaman serius bagi kehidupan suatu masyarakat yang majemuk.


7. kami merasakan rusaknya sendi-sendi persatuan dan kesatuan hidup masyarakat yang telah dibina selama ini di Maluku. Banyak dari antara kami yang kehilangan sahabat sejati, hanya karena perbedaan yang ada di antara kami. Kami mendambakan terciptanya kembali kehidupan yang harmonis, sayang menyayangi, harga menghargai, sama seperti ketika kita bersama membangun mesjid, gereja, baileu dan sebagainya,"MAKAN SAGU SELEMPENG DIBAGAI DUA"," POTONG DI KUKU RASA DI DAGING".


8. oleh karena itu kami menghimbau Pemrintah Daerah Maluku melalui Bapak Gubernur untuk
"SEGERA MENGHENTIKAN PERTIKAIAN DAN KEKERASAN" di seluruh Maluku.

Ungkapan hati nurani ini, kami nyatakan melalui "PESAN KITA" dan selebaran "HENTIKAN PERTAKIAN" dan kekerasan yang kami harapkan dapat diteruskan dipakai dimengerti dan dilaksanakan oleh semua perempuan dan seluruh masyarakat, sebagai tanda dari kerinduan dan keinginan kami untuk menghentikan pertikaian dan kekerasan di Maluku.

Kiranya Tuahn memberkati usaha kita bersama!

Ambon, 04-09-99

a.n. Gerakan Perempuan Peduli

Ny.M.Brigitta-Renyaan Ny.M.M.Hendriks-R

=====================================
Daarna een poezie, voorgelezen door een 3-tal meisjes.

JERITAN HATI
Di malam yang sunyi, di saat mentari beredar
Terdengar suara gemuruh
Maju serang, maju serbu.............................

Oh Tuhan......tolonglah kami
Dentuman bom, basoka semakin menjadi

Gunung, bukit, lembah, ngarai, lorong-lorong kota
Di sela-sela puing-puing ini dan dentuman bom
Kami mengembara, berlari menelusurinya
Demi hidup kami

Hidup tak menentu..........
Aku berpindah dari RT ke RT
Dari rumah aku berpindah ke tempat
pengungsian
Apa salah kami?
Jalan-jalan kota ini ditutup
Ibuku berjuang keras mencari sesuap nasi
untukku

Pertokoan tempat perbelanja
Tempat ayah ibuku melayani pembeli
Rumah tempat aku berteduh dan segala pelengkapannya dihancurkan......... Dijarah dan dibakar..................

Oh Tuhan....betapa kejamnya
manusia-manusia yang tak punya hati
Yang tak punya kasih
Kami menderita...........

Kesempatan belajar kami dirampas
Kami haus kedamaian
Kami rindu ketenteraman
Kami ingin persaudaraan sejati
Kami muak dengan kejahatan dan kekerasan ini....

Hai Opa..Om..B
Basudara-basudara sampai jua,
cukup sudah
Dengarkan jeritan hati kami
Hentikan pertikaian dan kekerasan ini
Hentikan.....hentikan
Biarkan kami hidup.

Ambon 04-09-99
Gerakan Perempuan Peduli

=====================================

Het is de bedoeling dat volgende week tesamen met de moslims vrouwen weer een demonstratie gehouden zal worden. En we gaan de straat op met een groene hoofdband met de teksten "HENTIKAN PERTIKAIAN".

Alle vrouwen, studenten, schoolkinderen doen er aan mee.

=====================================
andere nieuws:

De Bukit Siguntang (Pelniboot) is vandaag weer binnengekomen.

De politie heeft onder de passagiers 23 mensen gearresteerd wegens het niet in het bezit te zijn van een identiteitskaart (KTP). 3 personen, die in het bezit zijn van steekwapens. 10 personen, die in het bezit zijn van katapults
en verder 50 zelfgemaakte vuurwapens.

=====================================

Tot zover

Paulien

(Joel@ambon.wasantara.net.id)

reageer via disqus

Nieuwsbank op Twitter

Gratis persberichten ontvangen?

Registreer nu

Profiteer van het gratis Nieuwsbank persberichtenfilter

advertentie